Dampak GOTO Terhadap Prospek ASII

Harga saham ASII turun mengikuti penurunan harga saham GOTO beberapa waktu terakhir ini. Pasca lockup saham dibuka, penurunan keduanya semakin dalam. Bagaimanakah prospek ASII dengan adanya GOTO sebagai salah satu investasinya? Apakah akan membawa dampak buruk bagi ASII? Mari kita bahas!

Sejak lockup saham GOTO dibuka pada awal bulan Desember, penurunan harga saham GOTO sangat signifikan dalam waktu yang cukup singkat. Bahkan dalam jangka waktu 8 hari harga sahamnya terkunci di ARB. Penurunan harga saham GOTO berimbas pada turunnya IHSG karena bobot GOTO besar terhadap IHSG. GOTO ini pula yang menjadi salah satu sentimen negatif bagi ASII mengingat ASII juga berinvestasi di GOTO.

Berapa Nilai Investasi ASII?

Selanjutnya kita akan menghitung berapa nilai investasi ASII. Berdasarkan laporan keuangan kuartal 3 2022, nilai total investasi ASII pada GOTO sebesar Rp4.6 triliun, termasuk keuntungan investasi. ASII mencatatkan keuntungan nilai wajar investasi GOTO sebesar Rp1.1 triliun. Sehingga jika kita kurangkan total nilai investasi dengan total keuntungan, maka didapatkan nilai modal yang diinvestasikan sekitar Rp3.5 triliun. Per September harga saham GOTO sebesar Rp246 per saham, sehingga akan kita dapatkan jumlah saham yang dimiliki ASII adalah sebanyak 18.7 miliar lembar saham. Dengan begitu kita juga akan dapatkan harga saham rata-rata yang dibeli ASII, yaitu sebesar Rp187.17 per saham. Harga pembelian ini jauh lebih rendah dari harga pembelian TLKM yang sebesar Rp270 per saham.

Berapa Kerugian ASII?

Meskipun harga pembelian lebih rendah dibandingkan TLKM, ASII juga tidak luput dari floating loss karena harga saham GOTO turun signifikan. Ketika artikel ini dibuat, GOTO diperdagangkan dengan harga Rp92. Sehingga jika kita hitung nilainya, maka nilai kerugian ASII saat ini sekitar Rp1.78 triliun. Kita asumsikan GOTO mentok di harga Rp50 (meskipun belum tentu), maka kerugian maksimal yang akan didapat oleh ASII adalah sebesar Rp2.57 triliun. Kerugian ini akan terus dicatatkan ke dalam laporan keuangan ASII setiap kuartalnya selama ASII masih memiliki saham GOTO. Namun tenang saja ini hanya sekedar pencatatan keuangan karena selama ASII belum menjual sahamnya maka ASII belum benar-benar rugi.

Seberapa Besar Dampak Kerugian?

Kita sudah mengasumsikan rugi terbesar yang dapat dari investasi di GOTO. Sekarang kita akan menghitung seberapa besar kerugian tersebut jika dibandingkan dengan laba bersihnya. Per September 2022, ASII mencatatkan laba bersih setelah dikeluarkannya keuntungan investasi GOTO sebesar Rp24.5 triliun. Jika kita TTM kan maka laba bersihnya, maka laba bersih ASII mencapai Rp27.47 triliun. Kita masukkan kembali kerugian maksimal atas investasi GOTO, maka laba bersihnya akan menjadi sekitar Rp24.9 triliun. Jika kita lihat maka laba bersihnya masih tetap saja besar!

Dampak GOTO Terhadap Prospek ASII

Gambar : Lini Bisnis ASII

Setelah menghitung kerugian investasi GOTO, kita akan melihat apakah investasi GOTO ini akan berdampak signifikan terhadap kinerja lini bisnisnya. Saat ini ASII memiliki tujuh lini bisnis utama, yaitu otomotif; jasa keuangan; alat berat, tambang, konstruksim dan energi; agribisnis; infrastruktur dan logistik, teknologi informasi; dan properti. Dari ketujuh lini bisnis ini yang menjadi kontributor utama adalah bisnis otomotif dan alat berat, tambang, konstruksi, dan energi. Kedua lini bisnis ini kinerjanya sangat bagus sepanjang tahun 2022 dan prospeknya juga masih cukup cerah, meskipun dari lini pertambangan dan alat berat kemungkinan akan mengalami penurunan. Sebenarnya tidak hanya dua lini bisnis itu saja, bisnis jasa keuangan, agribisnis, dan lini bisnis lainnya juga masih memiliki prospek yang bagus. Dari beberapa lini bisnis ASII kemungkinan besar tidak ada sama sekali yang akan terdampak dengan adanya investasi GOTO. Lini bisnisnya akan tetap berjalan seperti biasa dengan adanya atau tanpa adanya investasi GOTO.

Kamu ingin mempelajari cara membaca laporan keuangan dan memproyeksi prospek perusahaan dalam beberapa tahun ke depan? Pelajari selengkapnya di Cuanderful Investing Mastery sekarang!

Kesimpulan

Sebagai kesimpulan, GOTO akan terus menjadi beban terhadap laba bersih ASII selama nilai sahamnya berada di bawah harga pembelian. Akan tetapi kerugian investasi tersebut hanya sebuah pencatatan keuangan, artinya ASII tidak benar-benar mengalami kerugian selama ASII tidak menjual kepemilikan sahamnya. Terkait dampak GOTO terhadap lini bisnis ASII tentunya hampir tidak berdampak sama sekali karena lini bisnis ASII yang terbilang sudah matang. So, dalam jangka panjang sebenarnya prospek ASII masih cukup bagus.


Informasi Tambahan :

  • Dapatkan update seputar pasar saham gratis di channel telegram dengan klik link disini!
  • Untuk kamu yang ingin menjadi trader mandiri, ikuti kelas trading dengan klik link disini!
  • Untuk kamu yang ingin menjadi investor mandiri, ikuti kelas investing dengan klik link disini!
  • Untuk kamu yang ingin tau saham pilihan tim Cuanderful untuk trading dan investing bisa ikuti membership Cuanderful+ dengan klik link disini!

2022 © Cuanderful Indonesia

Related Articles

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *